RSS

Mengapa penduduk semakin miskin justru semakin banyak anaknya ?

03 Mar

Nah, menengar pertanyaan di atas. Saya teringat akan Indonesia.

Kenapa di Indonesia semakin miskin penduduknya semakin banyak anaknya?

Khususnya di jawa. Di Jawa, kebanyakan penduduk miskinnya malah memilih memilikianyak anak. Mengapa demikian?

Kalau saya melihat dan membandingkan “budaya” seperti itu di jawa dengan di kalimantan khususnya kalteng zaman kakek saya dulu.

Mereka memilih memiliki banyak anak “berharap” untuk mendapatkan yang namanya perubahan nasib.

Bisa di bilang orang tua zaman dahulu mempertaruhkan masa depannya kepada anak2nya kasarnya mempertaruhkan nasib ereka di ajang perjudian masa depan anak-anaknya.

Makanya, jikalau salah satu anak mereka ada yang lebih “bersinar”, orang tua zaman dahulu cenderung memanjakan anak tersebut daripada anak yang lainnya, karena mereka melihat “peluang menang berjudi lebih besar”.

Yaahh ini lah yang membuat beberapa orang tua kita dulu menjadi minder dengan saudaranya sendiri.

Ini lah kesalahan pemahaman filsafat ” BANYAK ANAK BANYAK REJEKI”

REJEKI ada di tangan TUHAN. Mempunyai banya anak tidak menjamin hidup anda memiliki banak REJEKI.

Sebaiknya milikilah anak secukupnya. Karena sesuatu yang over biasanya tidak baik.

2 anak lebih baik, kata progam KB.

Artinya, dengan tidak memiliki terlalu banyak anak, kitabisa lebih mempersiapkan anak kita menjadi perubah nasib kita.

Jadi,peluang untuk memenangkan “Judi Masa depan” jadi lebih besar dengan tidak memiliki terlalu banyak anak.

OM tante, punya banyak anak itu,susah ngatur n ngrusnya. Bukannya banyak rejeki, ntar malah ngabisin rejeki kalau punya banyak anak.

😛

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 3 Maret 2011 in Artikel Blog

 

5 responses to “Mengapa penduduk semakin miskin justru semakin banyak anaknya ?

  1. maestro14

    4 Maret 2011 at 03:31

    ikau pang los .. pire sodara .. tau jahawen bersodara ketun te … hhhaa😀

     
  2. megamegan27

    4 Maret 2011 at 09:15

    untung imak sorangan los lah di rumah.. jika kada miskin tu pank los lah..😆

     
    • Carlos Yosua

      4 Maret 2011 at 16:23

      nahh..
      amun anak Tuhan biar aq be’isi ading 8 gen kada mzlh.
      pasti ada z berkat.
      kalakai byk di depan rmh.
      baras.kawa z pake baras singkong.
      ha2
      mun aq byk anak.
      tmbh think smart auk.

       
      • maestro14

        5 Maret 2011 at 16:40

        bujur kuam mu te …
        kareh ngingu bawui ih ikau …mangat andim + kk mu uras te tau nduhup ikau nenga panginan bawui ..hhhaa😀😀😀

         
  3. Arifka

    13 Januari 2014 at 11:30

    asal bujan anak BANYAK aja (Angsa) haha :p

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: