RSS

Arsip Bulanan: Februari 2011

Cerita lucu tanpa di buat-buat


Hampir di semua aspek kehidupan dan apa pun yang saya kerjakan tak pernah lepas dari canda tawa dan kekonyolan. Bahkan di sekolah,khususnya di kelas saya, saya adalah lambang dari kekonyolan itu sendiri.

Berikut 1 dari jutaan kekonyolan hidup saya.

Kalau ga salah kejadiannya ini ga begitu lama terjadi ,paling  setengah tahun yang lalu, saat saya baru menikmati duduk di bangku kelas XI IA 1.

Sewaktu aku & sahabat soul matey ku si natan pergi ke kantin, kami berdua kalau ga salah mencari seseorang tapi lupa aku udah orangnya siapa! tapi aku beli makanan & natan yang mencari orang tersebut. Sudah menjadi teknik dan trik ku untuk makan. Kebetulan juga kantin sekolah kami adalah kantin kejujuran, jadi aku mengambil porsi besar alias porsi gunung dengan 3 warna nasi yang berbeda yakni kuning,merah(nasi goreng) dan putih , tidak lupa dengan lauk yang besar.. eeiitzz tidak lupa membayarnya!! Namun membayar dengan harga porsi biasa yang sebenarnya tidak cocok dengan makanan yang aku ambil . He2 (kebiasaan yang mendarah daging sebelum bertobat walau sekarang kadang2 masih seperti itu).

Setelah aku makan dan aku sedang mengistirahatkan perutku datang lah temanku ika dan sister ke kantin. Kami pun mengobrol sebentar, dan tidak lama kemudian datang lah si soul mateyq natan.Karena natan , ika , sister adalah teman mantan sekelas waktu kelas X dulu mereka pun asyik mengobrol serta melupakan aku yang masih menurunkan nasi dalam perutku.

Beberapa saat kemudian, ada perasaan aneh yang aku rasakan di tenggorokanku seperti ada yang mau keluar dan kemungkinan aku mau bersendawa (ngarega), aku pun berkata kepada trio acan yang sedang asyik ngobrol itu, “eiiii aku boleh izin ngarega lah?” dan ika pun menjawab “boh.. boleh za. ngarega z situ.”  Aku pun berkata lagi “bahh.. beneran lah“. Lalu, dalam hitungan mundur 3…2…1…    n….n.g..r…a…a….a….a..a…g..r.aa..a… (susah menggambarkan suara ngarega yang aku keluarkan yang pasti suaranya terdengar hampir di seluruh kantin) karena saking dahsyatnya suara ultra bass dari mulutku orang2 di kantin pun melihat ke arah kami berempat dan beberapa ada yang tertawa.

Nah, sister dan natan tidak ketinggalan ikut ketawa sampai terbahak-bahak, namun lain halnya dengan si Ika malah memarahi aku!. Kata ika “gila.. g sopan kamu tu los” dan aku jawab “bahh.. aneh siapa yang ngebolehin aku ngarega tadi yo?” ika pun terdiam mendengarnya dan natan menambahkan “kayah… ngarega kah ngarega kam los.. itu lah yang bertumbuh (dengan logat banjar skaligus religius) aku pun menjawabnya “anehh kalian tu.. aku kan sudah minta izin tadi dengan kalian ga ada kalian suruh ngareganya pelan2 tadi..?? nahh jadinya aku keluarkan z semua angin dalam mulutku”  setelah membela hakku dan bel sudah berbunyi kami pun kembali ke kelas kami masing2  sambil tertawa terbahak-bahak di jalan menuju kelas.

The end

Maaf kalau bahasa yang saya gunakan tidak baku karena kisah ini sangat susah untuk di ceritakan lewat tulisan.

keterangan.

ngarega = bersendawa

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 24 Februari 2011 in Artikel Blog

 

Rampok “MERAJARELA” di Bank BPD KALTENG


Halaman depan koran harian KALTENG POS edisi Kamis, 24 Maret 2011 di hiasi berita yg menghebohkan tentang perampokan di Bank Kalteng.

Bukan cuma di koran saja kehebohan ini,sampai di sekolah!!di sekolah pun berita ini hangat di bicarakan bahkan oleh guru fisika saya.

Perampokan di Bank Kalteng??

hah,masa sih?? pedahal bagi masyarakat Bank ini relatif  aman. Tetapi, spertinya memang dunia ini sudah semakin jahat ada-ada saja kejahatan yang di lakukan oleh manusia.

Merampok saja di siang bolong. Sangat berani bukan??merampok cuman berdua lagi??beehh…  saya salut dengan kedua perampok alias ma’il ini, semangat n keberaniannya seperti semangat n keberanian pasukan perang (berani mati). Serta hanya bermodalkan 1 pistol dan 1 ketapel??

kalau juga pistol tersebut memang pistol benaran kan??segala pake ketapel lagi??emangnya mau nembak buah??

ada-ada saja kejahatan sekarang ini, dan sepertinya perampok kali ini bisa di bilang sudah masternya. Hanya bermodalkan senjata seadanya dan bermodalkan keberanian saja bisa mendapatkan uang jutaan rupiah dengan mudah.

Berikut Kronologi Kejadian yang saya dapat dari koran Kalteng Pos.

  1. Kejadian terjadi pada saat istirahat, pukul 12.40
  2. Pelaku ada 2 orang
  3. Diduga masuk dengan mobil dari arah tidak diketahui
  4. Tepat di Pintu belakang, dua pelaku keluar
  5. Mereka langsung masuk melalui pintu kemudian merangsek ke loket kasir
  6. Satu pelaku bercadar dan pakai helm, satu lagi bertopi
  7. Pelaku membawa senjata api dan KETAPEL
  8. Pelaku menodongkan senpi kea rah kasir
  9. Pelaku menyambar brankas kecil isi sekitar Rp. 90 jt
  10. Diduga usai beraksi kedua pelaku langsung di jemput dengan mobil

Nah,setelah melihat kronologis kejadian saya dapat menyimpulkan.

1. kedua ma’il tersebut sudah menguasai keadaan tempat kejadian / mereka memiliki kemampuan hipnotis/santet/magic/sulap/indra ke-6/kemampuan hebat lainnya sehingga bisa mengetahui dan mengendalikan situasi pada saat kejadian. Bahkan kita tahu kalau tak ada karyawan atau orang-orang yang berani melawan walau ada salah satu karyawan yang ingin lari, namun tak sanggup bahkan kakinya terkilir hingga harus di rawat di RS (ini mungkin karena kedua ma’il tersebut memiliki kemampuan hipnotis; coba pikir, hanya terkilir saja harus sampai di rawat di RS dan sampai di ronsen).

2. Perampokan ini terjadi pada saat jam istirahat. Mungkin perampokkan ini hanya sebuah simulasi oleh FBI atu CNA untuk mengetahui tingkat keamanan bank di palangka raya.

Kita tahu juga kalau jumlah uang yang di ambil tak begitu banyak yaitu sekitar 70-90 juta (menurut kalteng pos kerugian 90 juta dan dari kabar angin uang yang di ambil 69 juta). Kemungkinan juga ini adalah perbuatan jahil dari family dari petinggi bank ersebut atau mungkin juga salah satu petinggi bank tersebut yang menjadi salah satu ma’il tersebut karena ingin menguji keberanian,kedisiplinan dan tingkat kewaspadaan anak buahnya karena tak ada karyawan yang terluka serta para rampok hanya membawa senjata yang sederhana yaiu pistol(kalau juga pistol beneran dan ketapel(mau ngerampok atau mau main ni rampok).

Maaf kalau kesimpulan yang saya berikan sangat ngawur dan ngaco, ini bukan sengajaan namun ini hanya untuk menyadarkan kita kalau dunia ini semakin jahat, jadi kita harus waspada di manapun kita berada dan ingat “kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya namun karena ada kesempatan”

WASPADA LAH… WASPADA LAH…

🙂

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Februari 2011 in Artikel Blog